RS Ainun Kunjungi FK Unhas, Upayakan Pemenuhan Tenaga Dokter Spesialis

IMG-20190809-WA0011.jpg

Direktur RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo bertemu dengan Prof. dr. Budu, SpM (K) M, Med., Dekan Fakultas Kedokteran Unhas

Makassar, Dinkesprov – Pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hasri Ainun Habibie (HAH) dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) tentunya membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang besar. Sebagai wujud dalam memenuhi kebutuhan SDM, khususnya untuk dokter spesialis, maka direktur RS Ainun Habibie, dr. Yana Yanti Suleman mengunjungi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Dalam kunjungan itu, Yana Suleman bertemu Dekan Fakultas Kedokteran Unhsa, Prof. dr. Budu, SpM (K) M, Med. Sekaligus melakukan audiens dengan pihak fakultas kedokteran untuk permohonan pengajuan dokter spesialis. Nantinya mereka akan disiapkan untuk menjadi dokter spesialis di RS Ainun ketika pengembangan RS sudah berjalan.

“Iya saya sudah bertemu dekan. Kami berbincang banyak. Yang pada intinya bahwa kita membutuhkan SDM dokter spesialis dan subspesialis yang akan kita tempatkan di RS Ainun.

Bila skema kerjasama residen yg diambil, maka akan kita tindaklanjuti dengan penandatanganan MoU terkait penempatan tersebut,” kata Direktur RS Ainun Habibie, dr. Yana Yanti Suleman.

Ditegaskan Yana bahwa sudah ada beberapa dokter spesialis dari Fakultas Kedokteran Unhas yang sudah selesai studi. Serta sudah menjadi dokter organik di RS HAH melalui skema penggantian biaya pendidikan. Yaitu spesialis mata, spesialis anak, spesialis anastesi. Serta ada beberapa yang hampir selesai yaitu kebidanan kandungan, THT, orthopaedi, Radiologi, PK, dan PA.

“Selain bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Unhas. Kita juga sudah melakukan kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Universitas Indonesia dan Universitas Diponegoro. Dimna ada yang sudah selesai, yaitu spesialis bedah, dan ada yang sekarang sementara menyelesaikan pendidikan yaitu spesialis Anastesi, spesialis jantung, dan spesialis kebidanan,” paparnya.

“Kami berharap tenaga dokter spesialis yang sudah selesai dan masih menyelesaikn pendidikan ini akan menjadi dokter organik di RS Ainun. Untuk melengkapi kebutuhan tenaga dokter spesialis, demi pengembangan RSHAH ke depan,” tandas dr. Yana. (TIK/gps)

Rilis : Andi
Editor : Nancy Pembengo & MD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 − five =

scroll to top
X